pengembangan diri | kakaarvi.com https://bookinsight.kakaarvi.com Kumpulan resensi buku motivasi dan pengembangan diri untuk sama-sama belajar dan berbagi Wed, 22 Apr 2020 05:40:43 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.6.2 https://bookinsight.kakaarvi.com/wp-content/uploads/2022/10/WWW.KAKAARVI.COM_-300x300.jpg pengembangan diri | kakaarvi.com https://bookinsight.kakaarvi.com 32 32 Man Jadda Wajada 2 https://bookinsight.kakaarvi.com/22/04/2020/man-jadda-wajada-2/ https://bookinsight.kakaarvi.com/22/04/2020/man-jadda-wajada-2/#respond Wed, 22 Apr 2020 05:40:43 +0000 https://bookinsight.kakaarvi.com/?p=271 Akbar Zainudin Gramedia Pustaka Utama Cetakan ke-4, April 2015 Buku Man Jadda Wajada kedua, merupakan kelanjutan dari Buku Man Jadda Wajada pertama. Perbedaannya, di buku yang pertama menekankan pada pengenalan diri sendiri, mulai dari mind set, pengembangan potensi diri dan menyusun rencana aksi. Sedangkan pada buku yang kedua lebih pada aplikasi di kehidupan sehari-hari. Buku …

The post Man Jadda Wajada 2 first appeared on kakaarvi.com.]]>
Sumber gambar www.gramedia.com

Akbar Zainudin

Gramedia Pustaka Utama

Cetakan ke-4, April 2015

Buku Man Jadda Wajada kedua, merupakan kelanjutan dari Buku Man Jadda Wajada pertama. Perbedaannya, di buku yang pertama menekankan pada pengenalan diri sendiri, mulai dari mind set, pengembangan potensi diri dan menyusun rencana aksi. Sedangkan pada buku yang kedua lebih pada aplikasi di kehidupan sehari-hari.

Buku ini di bagi kedalam 3 bagian. Pertama, keberanian untuk memulai. Kedua, menikmati proses dan perjalanan hidup. Ketiga, lebih kuat dalam bertahan hidup.

Anda butuh keberanian untuk memulai

  • Berani
    Sebagus-bagusnya rencana, tapi tanpa tindakan tidak akan menghasilkan sesuatu, maka perlu keberanian untuk memulai sesuatu yang besar. Untuk memulainya buatlah rencana detail, percaya diri dengan yang direncanakan dan hilangkan rasa takut gagal, dan pada pelaksanaannya cintailah pekerjaan tersebut dengan penuh dengan cinta.
  • Kreatif
    Kreatif berarti melakukan sesuatu dengan cara yang beda, baik itu tindakan ataupun produk yang diciptakan. Untuk menjadi kreatif bisa dimulai dengan mencari informasi mengenai yang akan dilakukan atau dicipitakan dari media elektronik maupun media cetak atau komunitas, kemudian melakukan evaluasi terhadap metode dan melakukan modifikasi.
  • Keluar dari keterpurukan
    ikan yang hidup di air deras akan lebih mudah bertahan dan beradaptasi, dibandingkan dengan ikan yang hidup di air tenang, maka untuk menjadi pribadi yang tangguh beradaptasilah dengan lingkungan dan perubahan yang terjadi.
  • Pertimbangan matang
    Untuk memulai sesuatu yang baru terutama berkaitan dengan karir dan masa depan, pastinya akan menuai pro dan kontra di awalnya, maka lakukan persiapan, milikilah tabungan minimal untuk 1 tahun, berusahalah untuk meyakinkan keluarga, pelajari ilmu yang terkait, kenali risiko dan buatlah pertimbangan  keputusan.

    Sumber gambar www.pinterest.com

Menikmati proses dan perjalanan hidup

  • Karakter pemenang
    Karakter pemenang merupakan karakter yang menolak untuk menyerah, seorang pemenang akan terus berjalan mengejar apa yang diyakini dan direncanakan. Seorang pemenang tidak takut salah, seorang pemenang akan belajar dari kesalahan di masa lalu, untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama, dan untuk masa depan yang lebih baik.
  • Target
    Tidak ada yang terjadi secara tiba-tiba, maka pecah impian besar tersebut menajadi target – target kecil yang mudah untuk dikerjakan, dan fokus pada target tersebut.
  • Kondisi terpuruk
    Terpuruk umumnya terjadi pada saat mengalami kegagalan, Seorang pemenang tidak akan larut pada keterpurukan, malah seorang pemenang akan menjadikan momentum keterpurukan untuk bahan evaluasi diri.  Maka ibarat proses metemorfosa ulat menjadi kupu-kupu, proses pada saat menjadi kepompong, adalah proses bangkit dari keterpurukan untuk menjadi kupu-kupu pemenang.

Pemenang tidak pernah berhenti

  • Gagal
    Gagal bukanlah aib, gagal bukanlah informasi kalau kita tidak bisa melakukannnya. Tepai gagal adalah selangkah menuju keberhasilan, karena dengan gagal kita telah mengurangi jatah pintu kegagalan menuju keberhasilan.
  • Sinergis
    Untuk memperkecil risiko kegagalan, bisa dengan melakukan kerjasama dengan pihak lain, baik itu teman, saudara, ataupun pihak lainnya. Manfaatnya dari bersinergis, adalah hal besar akan mudah dicapai. Tetapi yang perlu diingat ketika melakukan kerjasama adalah saling menjaga kepercayaan, jika tidak tidak bisa menjaga kepercayaan, maka cepat atau lambat akan menciptakan permasalahan di kemudian hari.
  • Persaingan
    Persaingan akan selalu ada dikarenakan keinginan yang sama, perbedaan kepentingan atau ketidakpuasan, maka janganlah berhenti berlatih dan menambah ilmu. Jika tidak, maka bersiaplah dikalahkan oleh kompetitor.
The post Man Jadda Wajada 2 first appeared on kakaarvi.com.]]>
https://bookinsight.kakaarvi.com/22/04/2020/man-jadda-wajada-2/feed/ 0
Man Jadda Wajada 1 https://bookinsight.kakaarvi.com/21/04/2020/man-jadda-wajada-1/ https://bookinsight.kakaarvi.com/21/04/2020/man-jadda-wajada-1/#respond Mon, 20 Apr 2020 22:40:04 +0000 https://bookinsight.kakaarvi.com/?p=260 Akbar Zainudin Gramedia Pustaka Utama Cetakan ke-2, Februari 2010 Buku Man Jadda Wajada, merupakan kumpulan kata-kata mutiara, yang kemudian di narasikan dan dikelompokan ke dalam 3 bagian. Bagian pertama buku ini mengulas bagaimana merubah cara pandang agar selalu berpikiran positif (merubah paradigma), bagian kedua mengenai cara untuk mengembangkan potensi yang dimiliki (mengenal diri) dan bagian …

The post Man Jadda Wajada 1 first appeared on kakaarvi.com.]]>
Sumber gambar www.gramedia.com

Akbar Zainudin

Gramedia Pustaka Utama

Cetakan ke-2, Februari 2010

Buku Man Jadda Wajada, merupakan kumpulan kata-kata mutiara, yang kemudian di narasikan dan dikelompokan ke dalam 3 bagian. Bagian pertama buku ini mengulas bagaimana merubah cara pandang agar selalu berpikiran positif (merubah paradigma), bagian kedua mengenai cara untuk mengembangkan potensi yang dimiliki (mengenal diri) dan bagian ketiga mengenai rencana aksi yang perlu dilakukan untuk mencapai mimpi-mimpinya (berkarya).

Merubah paradigma

  • Sukses
    Sukses itu relatif, karena pastinya setiap orang akan mempunyai kriteria sukses yang berbeda-beda. Tapi kesamaannya, sukes berawal dari sebuah impian dan keinginan kuat yang berasal dari hati paling dalam, tentang sesuatu yang ingin dicapai di masa depan dan perlu perjuangan untuk mendapatkannya.
  • Berpikiran positif
    Berpikir positif tidak hanya terbatas dari niat dan cara berpikir, tetapi bagaimana memaknai dan menerjemahkan secara positif setiap peristiwa untuk menghasilkan tindakan kontruktif.
  • Menjalani hidup
    Hidup bisa berasa indah ataupun pahit, itu bergantung kepada masing-masing individu, maka berusahalah untuk selalu optimis dan jauhi pesemis, dengan tidak mudah menyerah ketika menghadapi masalah dan hambatan, sehingga hidup akan berasa indah dan berarti.
  • Percaya diri
    Percaya diri merupakan kemampuan diri untuk selalu mampu ketika akan melakukan sesuatu. Maka ketika akan melakukan
    sesuatu hindarilah kekuatiran berlebih, karena belum tentu ketakutan tesebut terjadi.
  • Ambisi
    Ambisi merupakan keinginan hasrat yang besar untuk mencapai yang kita inginkan dan  ambisilah yang akan menjaga lampu

    Sumber gambar www.dream.co.id

    impian agar tetap menyala, maka rawatlah ambisi, karena ambisilah yang akan menemani kita, ketika akan mengalahkan halangan.

  • Keajaiban diri
    Keberhasilan merupakan kombinasi antara waktu kerja keras dan optimis, maka keluarkanlah semua potensi yang dimiliki, selalu yakin, selalu optimis, selalu konsisten dan determinasi yang tinggi.
  • Bersyukur
    Selalu bersyukurlah atas  apa yang telah diberikan oleh Allah, karena Allah akan menambah nikmat hambaNya yang senantiasa bersyukur, dan ingatlah banyak orang yang kondisinya tidak seberuntung kita dan mungkin di bawah kita.
  • Yang harus dihindari
    Menghargai waktu merupakan salah satu ciri orang yang sukses,  maka jangan menghabiskan waktu dengan sesuatu yang ngga berguna, hindarilah kebiasaan mengeluh, berpikir negatif dan mengingat-ingat masa lalu yang pahit.

Mengenal diri

  • Potensi diri
    Setiap manusia mempunyai kelebihan dan kekurangan, dalamilah kelebihan yang dimiliki dan terimalah kekurangan, karena kekurangan merupakan bagian yang tidak terlepaskan dari diri kita masing-masing.
  • Membuka potensi diri
    Jangan pernah puas dengan pencapaian yang sudah dicapai, jangan pernah puas dengan metoda yang digunakan, selalulah coba hal baru dan merubah cara.
  • Pengembangan diri
    Kembangkan kemampuan yang dimiliki dan kembangkan kemampuan lain yang bisa menunjang tercapainya impian.
  • Mengembangkan potensi
    Peka terhadap perubahan yang terjadi dan lihatlah peluang di sekitar yang mungkin bisa dikembangkan.
  • Kemampuan bersaing
  • Asahlah terus menerus kemampuan, keterampilan, pengetahuan, semangat belajar dan mental. Karena kompetitor akan selalu hadir di saat lengah.
Sumber gambar hellomotion.com

Berkarya

  • Hambatan
    Allah tidak akan mengujii melebihi kemampuan hambaNya. Jadi ini suatu jaminan akan ada ujian dan hambatan yang tidak akan melebihi kemampuan kita. Maka cara yang terbaik adalah menjadikan hambatan sebagai renungan dan proses perbaikan kedepannya.
  • Jaringan
    Besarnya jaringan menunjukan seberapa banyak orang percaya dan yakin dengan kita, Maka untuk memperbesar jejaring bangunlah kepercayaan dan kredibelitas dengan kejujuran dan keterbukaan.
  • Pencapaian
    Untuk meraih sesuatu tidak ada yang instan, maka pada prosesnya dibutuhkan kesabaran, keuletan dan kemampuan beradaftasi dengan perubahan.
  • Mendobrak
    Ada kalanya jalan yang dipilih merupakan jalan buntu atau penuh lubang. Maka ketika berhadapan dengan kegagalan atau hambatan, jangan hanya berpatokan pada satu tradisi, metode. Pikirkan dan gunakan langkah-langkah lain untuk mendobrak tradisi.
  • Prioritas
    Manusia hanya dilengkapi satu tubuh yang tidak bisa membelah diri pada satu kali waktu. Maka pilihlah yang akan dilakukan berdasarkan prioritas mulai dari yang penting dan mendesak, tidak penting tapi mendesak, penting tapi tidak mendesak dan tidak penting dan tidak mendesak.
  • Kelebihan
    Setiap orang mempunyai kelebihan yang berbeda-beda. Janganlah berbangga diri dengan kelebihan yang dimiliki, ingatlah selalu diatas langit masih ada langit. Maka tetaplah rendah diri, jadilah seperti bintang, tinggi, kecil dan menerangi.
  • Momentum
    Keberhasilan merupakan kombinasi antara kesiapan diri dan peluang. Maka jangan berleha-leha, tetaplah mempersiapkan diri

    Sumber gambar www.quotefancy.com

    dengan kemauan dan kemampuan, karena momentum kesempatan jarang datang untuk kedua kalinya.

  • Pembelajar
    Belajarlah tanpa kenal henti dari siapapun. Pelajari bagamana cara berhasilnya supaya kita berhasil, dan pelajari gagalnya supaya tidak mengalami kegagalan yang serupa.

“The End”

“See You On The Next Book”, “Keep Learn And Share”

The post Man Jadda Wajada 1 first appeared on kakaarvi.com.]]>
https://bookinsight.kakaarvi.com/21/04/2020/man-jadda-wajada-1/feed/ 0
STRAWBERRY GENERATION https://bookinsight.kakaarvi.com/18/04/2020/strawberry-generation/ https://bookinsight.kakaarvi.com/18/04/2020/strawberry-generation/#respond Sat, 18 Apr 2020 00:41:32 +0000 https://bookinsight.kakaarvi.com/?p=255 STRAWBERRY GENERATION Rhenald Kasali Penerbit Mizan Cetakan ke-3, Oktober 2017 Sesuai dengan namanya “Strawberry”, bentuknya menarik dan bagus dari luar, tetapi apabila sedikit saja jatuh atau disikat, maka bentuknya menjadi hancur dan tidak menarik untuk dilihat. Itulah yang dicoba Rhenald Kasali angkat di buku ini. Mengenai generasi yang bagus secara prestasi (generasi strawberry), tetapi begitu …

The post STRAWBERRY GENERATION first appeared on kakaarvi.com.]]>
sumber gambar www.goodread.com

STRAWBERRY GENERATION
Rhenald Kasali
Penerbit Mizan
Cetakan ke-3, Oktober 2017

Sesuai dengan namanya “Strawberry”, bentuknya menarik dan bagus dari luar, tetapi apabila sedikit saja jatuh atau disikat, maka bentuknya menjadi hancur dan tidak menarik untuk dilihat. Itulah yang dicoba Rhenald Kasali angkat di buku ini. Mengenai generasi yang bagus secara prestasi (generasi strawberry), tetapi begitu mengalami permasalahan, hambatan, kegagalan akan jatuh terburuk dan susah untuk bangkit.

Permasalahan ini muncul karena mind set dari para “generasi strawberry” yang memegang pakem fix mindset, artinya sudah merasa sempurna sehingga malas untuk berkembang, tidak menyukai tantangan, tidak menyukai kritikan dan enggan untuk terus belajar, baik itu belajar formal (institusi resmi) dan non formal (lingkungan sosial, organisasi, masyarakat).

Untuk mengatasi cognitive inflexibility yang dialami “generasi strawberry”, maka Rhenald Kasali memberikan solusi mengubah dari fixmindset menjadi growth mindset, sebagai berikut:

  • Pendekatan
    Generasi Y dan Z dikenal sebagai genasi hi-tech, sangat mudah beradaptasi dengan kemajuan teknologi, baik itu gadget, peranti elektronik, akses  media sosial dan akses konten berita. Dengan mudahnya mengumpulkan informasi dan banyaknya masukan nilai dari luar, maka pendekatan pada generasi ini harus mengedepankan diskusi terbuka dua arah, melatih untuk mengambil keputusan, mengapresiasi sekecil apapun pencapain yang berhasil dicapai, menanamkan budi pekerti yang baik sedari kecil, melatih dan mengembangkan ke susuatu yang disukai, latih untuk berani mengambill risiko dengan mengerjakan sedikit hal tetapi yang tidak mudah dan kembangkan life skill (diluar sekolah).

    sumber gambar www.micromedium.com
  • Penanaman nilai moral
    Ajarkan keutamaan dan keluhuran dari kejujuran, serta perbaiki setiap kekurangan ketika diberi masukan ataupun kritikan dari lingkungan luar.
  • Ciptakan entrepreneur sedari dini
    Keberhasilan seseorang didapatkan 10% dari belajar dikelas, 20% melalui  sharing pengalaman dan 70% melalui pembelajaran setiap hari (Dave Ulrich & Norm Smallwood), maka didiklah sedari dini untuk belajar dari alam (di luar sekolah) dan tanamkan untuk berani gagal, keluar dari zona nyaman, berkarir lintas negara, serta tanamkan jiwa pengusaha sedari kecil dengan memulai sesuatu yang kecil.

    Sumber gambar www.expose.co.id
  • Pondasi mental
    Untuk mengubah dari fix mindset menjadi growth mindset dengan kata lain merubah dari karakter passenger, perlu dilakukan sedari dini, latihlah kemampuan berpikir bukan menghapal, jadilah mentor untuk mereka, untamakan kompetensi bukan teori, perbanyak belajar dari lingkungan informal, serta tanamkan untuk menjadi seekor rajawali yang berani terbang jauh keluar dari sarangnya dengan belajar ke luar negri sendirian.

Intisari dari buku ini jadilah seorang driver, yang kaya dengan ilmu informal di alam, serta memiliki kemampuan berpikir dan memahami sesuatu secara menyeluruh, bukan menjadi seorang passenger yang banyak wacana.

“The End”

 “See you on the next books”, keep read, learn and share”

The post STRAWBERRY GENERATION first appeared on kakaarvi.com.]]>
https://bookinsight.kakaarvi.com/18/04/2020/strawberry-generation/feed/ 0
Seni Menghadapi Masalah https://bookinsight.kakaarvi.com/03/04/2020/seni-menghadapi-masalah/ https://bookinsight.kakaarvi.com/03/04/2020/seni-menghadapi-masalah/#respond Thu, 02 Apr 2020 20:28:47 +0000 https://bookinsight.kakaarvi.com/?p=208 Hadapi Masalah Anda Penullis Yusuf Al-Uqshari Gema Insani Cetakan pertama 2006 Sesuai dengan judul bukunya, di buku ini kita diajak untuk mengetahui lebih dalam yang namanya “masalah”, baik masalah secara umum, masalah di tempat pekerjaan maupun masalah di keluarga. Sejatinya, selama manusia itu hidup tidak pernah terlepas dari yang namanya masalah. “Mengapa demikian?”. Selain karena …

The post Seni Menghadapi Masalah first appeared on kakaarvi.com.]]>
Hadapi Masalah Anda

Penullis Yusuf Al-Uqshari

Gema Insani

Cetakan pertama 2006

Sesuai dengan judul bukunya, di buku ini kita diajak untuk mengetahui lebih dalam yang namanya “masalah”, baik masalah secara umum, masalah di tempat pekerjaan maupun masalah di keluarga.

Sejatinya, selama manusia itu hidup tidak pernah terlepas dari yang namanya masalah. “Mengapa demikian?”. Selain karena sudah merupakan sunnatullah, masalah muncul karena dipicu adanya perbedaan pemikiran, perilaku, kepentingan dan keinginan yang berbeda antar individu manusia.

Cara sederhana yang bisa kita lakukan untuk mendeteksi sejak dini adanya masalah di diri kita, keluarga atau kantor adalah dengan memperhatikan tingkah laku individu. Biasanya seseorang yang dihinggapi masalah akan cenderung untuk mengurung diri (MaGer) ngga mau diajak ngobrol, gelisah, susah tidur, cemberut, ada juga yang super sibuk mengerjakan apapun tanpa maksud dan tujuan yang jelas, dan yang lebih akut, harus minum obat tidur terlebih dahulu sebelum tidur.

Masalah secara umum

Walaupun semua manusia yang hidup tidak bisa terhindar dari masalah, ada beberapa cara mudah untuk menghindari terjadinya masalah yang lebih besar, antara lain:

  • Bebaskan dari permusuhan

Menurut kata bijak “1000 kawan itu kurang, 1 musuh itu banyak”, jadi semakin banyak musuh artinya semakin banyak peluang masalah terjadi, begitu pula sebaliknya sedikit musuh maka akan sedikit peluang masalah terjadi.

  • Fokus pada suatu masalah jangan bercabang

Saat fokus bercabang pasti pikiran bercabang, alih-alih semua masalah diharapkan selesai, bisa-bisa yang terjadi 1 masalah tidak akan pernah selesai, bijaklah dengan memilah berdasarkan prioritas dan dampak yang ditimbulkan.

  • Hilangkan kebiasaan ikut campur masalah orang lain

Tidak semua orang senang apabila ada orang yang ikut campur, dan jangan memberikan saran kecuali diminta oleh yang bersangkutan.

  • Ramah dan hindari gosip orang lain

Tidak ada orang yang suka apabila dijadikan objek gosip, maka sebelum membicarakan aib orang lain, terlebih dahulu introspeksi diri sendiri, belum tentu kita lebih baik dari orang yang digosipkan.

  • Tinggalkan sejenak

Terkadang untuk rehat sejenak dari masalah itu baik, bukan berarti lari dari masalah, tetapi dengan rehat dapat menyegarkan kembali pikiran, sehingga kita lebih siap untuk mencari solusi dari masalah.

Masalah di Tempat Kerja

Tempat kerja memang merupakan lokasi yang tidak luput dari kemunculan masalah, interaksi antar individu yang berbeda keinginan, kepentingan, pandangan dan posisi jabatan bisa memunculkan masalah. Di buku ini permasalahan di tempat kerja dikelompokan ke dalam du jenis yaitu:

  • Permasalahan dengan rekan kerja

Sebaiknya dilakukan negosiasi apabila terjadi permasalahan dengan rekan kerja, langkah pertama yang harus dilakukan pastikan tidak terpengaruh dengan kabar atau gosip negatif di kantor, langkah kedua pastikan fokus pada fakta dan cari solusi, langkah ketiga gunakan pihak ketiga sebagai penengah (atasan langsung, pejabat berwenang di kantor).

  • Permasalahan dengan atasan

Selalu kedepankan komunikasi, utarakan option solusi, rencana memperbaiki kinerja, dan cara berinteraksi dengan atasan. Jika permasalahan belum kunjung selasi, maka minta untuk dipindahkan ke departemen lain. Namun apabila di departemen yang baru masih muncul permasalahan yang serupa, berarti sumber masalah ada pada diri sendiri, bukan pada orang lain.

Masalah di Keluarga

Keluarga tidak hanya terbatas pada, suami, istri dan anak, tetapi secara luas yaitu sepupu, keponakan, paman yang pastinya masih memiliki hubungana kekerabatan. Untuk menghindari dari permasalahan besar di keluarga, maka perlu untuk menghindari sifat diktator, selalu gunakan cara konstruktif, mendengar pendapat orang lain, selalu bersimpatik dan jadilah pendengar yang baik.

“The End”

 OK, itu sedikit ulasan mengenai buku “Hadapai Masalah Amda”, untuk lebih detainya teman-teman bisa datang ke toko buku terdekat dikota anda.

“See you on the next books”, keep read, learn and share”

Sumber gambar

www.ruangguru.co.id; www.pelayananpublik.id; www.siuba.id; www.bulelengkab.go.id

The post Seni Menghadapi Masalah first appeared on kakaarvi.com.]]>
https://bookinsight.kakaarvi.com/03/04/2020/seni-menghadapi-masalah/feed/ 0