gema insani | kakaarvi.com https://bookinsight.kakaarvi.com Kumpulan resensi buku motivasi dan pengembangan diri untuk sama-sama belajar dan berbagi Sat, 04 Apr 2020 22:16:31 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.6.2 https://bookinsight.kakaarvi.com/wp-content/uploads/2022/10/WWW.KAKAARVI.COM_-300x300.jpg gema insani | kakaarvi.com https://bookinsight.kakaarvi.com 32 32 Seni Menghadapi Masalah https://bookinsight.kakaarvi.com/03/04/2020/seni-menghadapi-masalah/ https://bookinsight.kakaarvi.com/03/04/2020/seni-menghadapi-masalah/#respond Thu, 02 Apr 2020 20:28:47 +0000 https://bookinsight.kakaarvi.com/?p=208 Hadapi Masalah Anda Penullis Yusuf Al-Uqshari Gema Insani Cetakan pertama 2006 Sesuai dengan judul bukunya, di buku ini kita diajak untuk mengetahui lebih dalam yang namanya “masalah”, baik masalah secara umum, masalah di tempat pekerjaan maupun masalah di keluarga. Sejatinya, selama manusia itu hidup tidak pernah terlepas dari yang namanya masalah. “Mengapa demikian?”. Selain karena …

The post Seni Menghadapi Masalah first appeared on kakaarvi.com.]]>
Hadapi Masalah Anda

Penullis Yusuf Al-Uqshari

Gema Insani

Cetakan pertama 2006

Sesuai dengan judul bukunya, di buku ini kita diajak untuk mengetahui lebih dalam yang namanya “masalah”, baik masalah secara umum, masalah di tempat pekerjaan maupun masalah di keluarga.

Sejatinya, selama manusia itu hidup tidak pernah terlepas dari yang namanya masalah. “Mengapa demikian?”. Selain karena sudah merupakan sunnatullah, masalah muncul karena dipicu adanya perbedaan pemikiran, perilaku, kepentingan dan keinginan yang berbeda antar individu manusia.

Cara sederhana yang bisa kita lakukan untuk mendeteksi sejak dini adanya masalah di diri kita, keluarga atau kantor adalah dengan memperhatikan tingkah laku individu. Biasanya seseorang yang dihinggapi masalah akan cenderung untuk mengurung diri (MaGer) ngga mau diajak ngobrol, gelisah, susah tidur, cemberut, ada juga yang super sibuk mengerjakan apapun tanpa maksud dan tujuan yang jelas, dan yang lebih akut, harus minum obat tidur terlebih dahulu sebelum tidur.

Masalah secara umum

Walaupun semua manusia yang hidup tidak bisa terhindar dari masalah, ada beberapa cara mudah untuk menghindari terjadinya masalah yang lebih besar, antara lain:

  • Bebaskan dari permusuhan

Menurut kata bijak “1000 kawan itu kurang, 1 musuh itu banyak”, jadi semakin banyak musuh artinya semakin banyak peluang masalah terjadi, begitu pula sebaliknya sedikit musuh maka akan sedikit peluang masalah terjadi.

  • Fokus pada suatu masalah jangan bercabang

Saat fokus bercabang pasti pikiran bercabang, alih-alih semua masalah diharapkan selesai, bisa-bisa yang terjadi 1 masalah tidak akan pernah selesai, bijaklah dengan memilah berdasarkan prioritas dan dampak yang ditimbulkan.

  • Hilangkan kebiasaan ikut campur masalah orang lain

Tidak semua orang senang apabila ada orang yang ikut campur, dan jangan memberikan saran kecuali diminta oleh yang bersangkutan.

  • Ramah dan hindari gosip orang lain

Tidak ada orang yang suka apabila dijadikan objek gosip, maka sebelum membicarakan aib orang lain, terlebih dahulu introspeksi diri sendiri, belum tentu kita lebih baik dari orang yang digosipkan.

  • Tinggalkan sejenak

Terkadang untuk rehat sejenak dari masalah itu baik, bukan berarti lari dari masalah, tetapi dengan rehat dapat menyegarkan kembali pikiran, sehingga kita lebih siap untuk mencari solusi dari masalah.

Masalah di Tempat Kerja

Tempat kerja memang merupakan lokasi yang tidak luput dari kemunculan masalah, interaksi antar individu yang berbeda keinginan, kepentingan, pandangan dan posisi jabatan bisa memunculkan masalah. Di buku ini permasalahan di tempat kerja dikelompokan ke dalam du jenis yaitu:

  • Permasalahan dengan rekan kerja

Sebaiknya dilakukan negosiasi apabila terjadi permasalahan dengan rekan kerja, langkah pertama yang harus dilakukan pastikan tidak terpengaruh dengan kabar atau gosip negatif di kantor, langkah kedua pastikan fokus pada fakta dan cari solusi, langkah ketiga gunakan pihak ketiga sebagai penengah (atasan langsung, pejabat berwenang di kantor).

  • Permasalahan dengan atasan

Selalu kedepankan komunikasi, utarakan option solusi, rencana memperbaiki kinerja, dan cara berinteraksi dengan atasan. Jika permasalahan belum kunjung selasi, maka minta untuk dipindahkan ke departemen lain. Namun apabila di departemen yang baru masih muncul permasalahan yang serupa, berarti sumber masalah ada pada diri sendiri, bukan pada orang lain.

Masalah di Keluarga

Keluarga tidak hanya terbatas pada, suami, istri dan anak, tetapi secara luas yaitu sepupu, keponakan, paman yang pastinya masih memiliki hubungana kekerabatan. Untuk menghindari dari permasalahan besar di keluarga, maka perlu untuk menghindari sifat diktator, selalu gunakan cara konstruktif, mendengar pendapat orang lain, selalu bersimpatik dan jadilah pendengar yang baik.

“The End”

 OK, itu sedikit ulasan mengenai buku “Hadapai Masalah Amda”, untuk lebih detainya teman-teman bisa datang ke toko buku terdekat dikota anda.

“See you on the next books”, keep read, learn and share”

Sumber gambar

www.ruangguru.co.id; www.pelayananpublik.id; www.siuba.id; www.bulelengkab.go.id

The post Seni Menghadapi Masalah first appeared on kakaarvi.com.]]>
https://bookinsight.kakaarvi.com/03/04/2020/seni-menghadapi-masalah/feed/ 0
The Winner IS https://bookinsight.kakaarvi.com/29/03/2020/the-winner-is/ https://bookinsight.kakaarvi.com/29/03/2020/the-winner-is/#respond Sun, 29 Mar 2020 14:06:12 +0000 https://bookinsight.kakaarvi.com/?p=166 The Winner IS Penulis Afifah Afra Penerbit Gema Insani Cetakan pertama 2007 “OK”. Buku ini, buku yang enak dibaca, bahasanya ringan dan renyah tidak diperlukan pemahaman yang mendalam, sangat cocok dibaca segala umur dan tingkatan pendidikan (kecuali TK). Buku ini mengulas mengenai seputar “kecerdasan”. Mulai dari pengertian, kaitannya prestasi dengan kecerdasan, salah kaprah seputar prestasi …

The post The Winner IS first appeared on kakaarvi.com.]]>
The Winner IS

Penulis Afifah Afra

Penerbit Gema Insani

Cetakan pertama 2007

“OK”. Buku ini, buku yang enak dibaca, bahasanya ringan dan renyah tidak diperlukan pemahaman yang mendalam, sangat cocok dibaca segala umur dan tingkatan pendidikan (kecuali TK). Buku ini mengulas mengenai seputar “kecerdasan”. Mulai dari pengertian, kaitannya prestasi dengan kecerdasan, salah kaprah seputar prestasi dan karakter untuk menjadi orang yang berprestasi.

Pengertian yang umum di masyarakat, “prestasi” dicirikan jika seseorang memenangkan lomba, atau juara pertama, dengan kata lain prestasi identik dengan tropi, piala atau simbol penghargaan dan identik dengan orang yang “cerdas”.

Jika kita menafsirkan berdasarkan pemahaman di atas, maka seseorang yang tidak pernah menang perlombaan dan selalu rangking terakhir, termasuk kedalam kategori orang yang tidak tidak berprestasi dan tidak cerdas?. Tapi kalau memang seperti itu adanya, “Bagaimana bisa Einstein menjadi ilmuwan jenius dan cerdas, sedangkan di masa kecil Einstein termasuk anak yang tidak berprestasi?”.

Sejatinya sejak lahir ke dunia, semua manusia itu cerdas, karena setiap manusia diberikan anugerah oleh Allah keunikan dan kecerdasan yang berbeda-beda. “So”, maka semua manusia mempunyai peluang dan kesempatan yang sama untuk berprestasi. “Nah”, berikut cara melejitkan kecerdasan untuk bisa berprestasi.

Kenali kecerdasan mu

Setiap orang mempunyai kecerdasan yang berbeda-beda, walaupun demikian tidak menutup kemungkinan seseorang mempunyai beberapa tipe kecerdasan, berikut penjelasannya:

  • Kecerdasan linguistik, merupakan kecerdasan yang mampu dan dengan mudah mempelajari serta menguasai beberapa bahasa.
  • Kecerdasan logika matematika. Mempunyai kemampuan berpikir abstrak dan menyukai angka.
  • Kecerdasan intrapersonal, mempunyai kemampuan memahami diri dan memotivasi diri sendiri, tanpa harus bergantung dari luar.
  • Kecerdasan interpersonal, mempunyai kemampuan membaca emosi orang lain.
  • Kecerdasan ritmis musikal, kecerdasan yang mampu mempelajari alat musik dan menciptakan lagu.
  • Kecerdasan naturalis, kecerdasan yang mampu dengan mudah mempelajari alam biasanya sangat menyukai flora dan fauna.
  • Kecerdasan kinestetik, kecerdasan olah tubuh, biasanya atlet yang mempunyai kecerdasan tipe ini.

Tidak diwariskan

Karena setiap manusia itu unik dan mempunyai kecerdasan yang berbeda-beda, belum menjamin jika dibesarkan di lingkungan keluarga yang memiliki kecerdasan interpersonal dan intrapersonal akan mempunyai kecerdassan yang sama dengan orang tuanya. Sebagai contoh “Bams” Samsons yang mimilih menjadi musisi, berbeda dengan orang tuanya yang pengacara.

Ada niat ada jalan

Ibarat sebilah pisau yang tidak pernah dipakai, maka lambat laun pisau tersebut akan menjadi tumpul, begitu pula dengan kecerdasan manusia, semakin dilatih terus menerus, maka akan semakin terasah kecerdasan tersebut.

Di Bab III dari buku ini diulas 10 karakter yang harus dimiliki untuk melejitkan kecerdasan antara lain:

Keyakinan kepada Allah

Mengutip ucapan Einstein “Ilmu tanpa agama buta dan agama tanpa ilmu lemah”, artinya ilmu dan agama keberadaannya tidak bisa dipisahkan, keduanya saling melengkapi. Maka dengan keyakinan kepada Allah akan menjadikan senantiasa merasa diawasi oleh Allah.

Ibadah yang benar

Dengan ibadah yang benar dan sesuai panduan, maka akan meningkatkan keyakinan pada Allah, sehingga akan menjadi rambu untuk tidak melanggar yang dilarang Allah.

Habit

Habit merupkan aktiviitas yang dilakukan rutin sehingga menjadi sutu kebiasaan, Bentuklah kebiasaan postif yang bisa meningkatkan kecerdasan (baca buku, menulis dll) dan mendukung menuju visi mu.

Wawasan berpikiran

Tidak ada yang abadi di bumi ini, semuanya senantiasa berubah mengikuti perkembangan zaman, maka bekali terus dengan informasi-informasi terkini dalam dan luar negeri untuk menambah pengetahuan dan mampu bersaing dengan ilmuwan asing.

Fisik prima

Percuma berprestasi kalau badan sering saki-sakitan, pastiya selalu menjaga asupan makanan, minuman, olahraga dan istirahat yang cukup untuk menjaga kebugaran tubuh.

Berdiri tegak di atas kaki sendiri

Artinya mandiri tidak bergantung pada orang lain, tapi bukan berarti soliter. Ini lebih menitikberatkan pada kemandirian untuk bertindak tanpa harus menunggu ditemani atau menunggu orang lain.

Bersungguh-sungguh

Melakukan sesuatunya tidak setengah-setengah, dan mengeluarkan kemampuan 100%.

Rapih dan terstruktur

Membuat perencanaan sebelum bertindak, tidak terburu-buru dan memikirkan dengan matang sebelum mengambil keputusan.

Memanfaatkan waktu

Mengisi waktu dengan kegiatan positif dan bermanfaat, ini dilakukan karena kesadaran dari dalam diri, karena waktu yang telah terjadi tidak bisa diulang kembali.

Bermanfaat

Orientasi yang dilakukan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi bermanfaat bagi orang banyak.

Setelah mengetahui mengenai kecerdasan dan 10 karakter yang diperlukan untuk cerdas dan berprestasi, di akhir buku ini diberikan jurus jitu untuk menjadi pemenang sesungguhnya, antara lain: kenali diri dan potensi, temukan energi super, jadikan hidup lebih berseri, konsentrasi, tentukan terget, berlatih dan pantang menyerah, evalusi diri secara rutin, temukan partner, siap menang, siap gagal dan siap bangkit dari kegagalan.

Untuk detailnya teman-teman bisa langsung ke toko buku terdekat ya, dijamin ngga akan menyesal kalau baca buku yang satu ini.

“See you on next books”, keep read, learn and share”

Sumber gambar

www.onesearch.id/; www,cipfail.com; independent.co.uk; www.topuko.com;www.lollydascal.com

The post The Winner IS first appeared on kakaarvi.com.]]>
https://bookinsight.kakaarvi.com/29/03/2020/the-winner-is/feed/ 0